Cabai Selamanya!

BufferShare

Ini merupakan pertama kalinya saya berada di Jerman, khususnya Hamburg. Semua nya benar-benar merupakan pengalaman yang sama sekali baru. Hal yang paling menantang untuk tinggal disini bagi saya adalah mengenai makanan. Sebagai orang Indonesia, khususnya orang Padang, setiap harinya saya selalu makan makanan yang ada cabainya. Rempah-rempah dan cabai pada dasarnya merupakan bahan makanan utama dalam setiap makanan. Sudah biasa bagi orang Padang untuk menggunakan cabai dan rempah-rempah dalam setiap bahan makanan. Terus terang, selama magang di Hamburg saya cukup tersiksa karena makan tanpa cabai. Bukan karena tidak bisa menemukan cabai di supermarket atau toko yang menjual bahan makanan Asia, namun lebih dikarenakan sayanya yang malas untuk memasak karena untuk melakukannya lumayan memakan waktu dan saya juga tidak pintar memasak. Jadi, melalui artikel ini saya tidak hanya ingin memberitahukan mengenai makanan Indonesia yang mengandung bahan makanan tersebut (khususnya cabai), akan tetapi juga ingin menghibur diri sendiri yang telah ‘berpuasa’ karena tidak bisa makan cabai.

1. Sambal Ulek
Saya ingin mulai dengan memperkenalkan makanan dasar yang menyajikan cabai sebagai bahan utama yang disebut dengan sambal ulek. Alih-alih menyajikan wortel dan ketimun dengan krim bawang, sambal ulek menjadi pilihan pertama dan teman terbaik untuk sayuran ini. Untuk membuatnya lebih sedap, biasanya kita mencapurkan cabai dengan terasi yang ditambah dengan kerupuk. Pedas tapi nendang!

2. Asam Padeh (Asam Pedas)
Makanan ini aslinya berasal dari kampung halaman saya, Padang. Tidak ada orang yang tidak menyukai makanan pedas yang satu ini. Bahan utamanya (biasanya ikan atau daging sapi) dimasak dengan air yang dicampurkan dengan belimbing asam, cabai dan rempah-r
empah lainnya.

3. Sate
Siapa yang tidak tahu dan tidak menyukai sate? Sate aslinya berasal dari Jawa, Indonesia. Sate dibuat dari daging ayam, kambing, sapi atau daing lainnya yang dipotong dadu atau diiris tipis. Biasanya disajikan dengan tusukan yang dibuat dari lidi kelapa atau tusukan bambu. Daging dibakar atau dipanggang diatas bara atau arang, lalu disajikan dengan bumbu pedas seperti kuah pedas yang terbuat dari tepung berus ditambah rempah-rempah, kuah kacang pedas, bawang goreng dan ketupat.

4. Rujak
Makanan terakhir yang juga disajikan dengan saus pedas disebut dengan rujak. Bahan-bahannya terdiri dari buah tropis yang dipotong-potong seperti jambu air, belimbing, semangka, nenas, mangga muda, bengkoang, ketimun, kedondong dan pepaya. Sausnya dibuat dari air, gula jawa, asam jawa, kacang tanah yang digoreng tanpa minyak, terasi, garam, dan cabai hijau. Hmm,,,enak enak!!


Contoh makanan tersebut hanya sebagian kecil dari makanan populer yang enak dan pedas di Indonesia. Saya rasa cukup bisa menggambarkan ‘kegilaan’ orang Indonesia terhadap semua jenis makanan yang pedas. ;) Penasaran? Pernahkah anda makan makanan pedas sampai mengeluarkan keringat? Silakan berbagi dengan kami :)


[English]

You might also like:

BufferShare